Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025
Dahulu aku memandang jarak itu sebagai sesuatu hal yang menyakitkan, tapi sekarang aku mengerti terkadang jarak itu adalah hal aman untuk dilakukan. Sama seperti ketika kita dekat api unggun,jika terlalu dekat banget bukan rasa hangat yang kita dapatkan tapi kita bisa terbakar oleh api itu ,jadi dengan berdiri dari jarak yang aman itu bukan menyakitkan tapi menyelamatkan. Mungkin juga memang sebagian hanya hadir di suatu musim dan ada batas waktunya juga, karena kita juga tidak bisa memaksa kan diri agar tetap fit in untuk setiap waktu. Dan itu bukanlah suatu kesalahan. 
Pada waktu Tuhan Yesus melewati daerah samaria ,dan beristirahat di sebuah sumur Ia berjumpa dengan seorang perempuan Samaria yang kala itu ingin mengambil air di sumur kira kira pukul 12 siang.  Merupakan waktu yang tidak lazim untuk menimba air pada jam segitu, karena tengah hari lagi panas panas nya , sepertinya perempuan itu memang menghindari keramaian ,sengaja memilih tengah hari karena tidak ada orang yang datang ke sumur jam segitu.  Dan Tuhan Yesus berbincang bincang dengan perempuan itu , Tuhan tau semua masa lalu nya dengan lengkap,detail dan rinci tapi tidak ada satupun kalimat penghakiman yang keluar , dan tidak ada yang bisa ditutupi, semuanya Tuhan tau bahkan sebelum perempuan itu mengatakan.  Dan yang bikin aku amazed bgt itu sebenarnya ketika Tuhan mengatakan kebenaran tentang hidupnya sebelum ia menceritakan apapun, hal itu mendorong dia untuk menyampaikan nya ke penduduk kota itu tentang Tuhan Yesus, seperti ada luapan yang tidak bisa ditahan, dengan se...
Sometimes yang buat berat kehidupan itu bukan apa yang terjadi, tapi perasaan menjalani nya sendirian,  karena kehidupan juga didesain bukan untuk berjuang sendirian, tapi untuk dijalanin bersama itulah kenapa Tuhan menciptakan manusia lainnya saat penciptaan pertama, karena Tuhan tau manusia tidak baik menjalani nya sendirian.  Kebutuhan sosial yang diperlukan manusia, bahkan sebelum manusia itu menyadari nya ,dan hanya Tuhan juga yang bisa memberikan nya ,hawa tidak tercipta sendiri begitu saja ,tapi ada Tuhan yang membentuk membangun dengan inisiatif Tuhan sendiri. . Dan memberikannya kepada manusia seorang teman yang dia butuh kan untuk menjalani kehidupan. Jadi bisa disimpulkan bahwa Tuhan peduli banget dengan kebutuhan sosial manusia bahkan sejak zaman penciptaan.  Di zaman sekarang, kerapkali manusia sering merasa terisolasi dan tidak terhubung, kesepian , seperti ada kebutuhan yang tidak bisa terpenuhi,entah itu kurang terampil dalam pertemanan, merasa kaku,kikuk ...
Jika belum mampu berdamai dengan diri sendiri, maka akan sulit membangun hubungan baik dengan orang lain, jika belum mampu menerima diri sendiri maka apapun yang terlihat baik akan selalu menjadi salah.  Maka solusinya mungkin berdamai dengan diri sendiri, menjadi kan diri sendiri tempat aman dan tidak membenci diri sendiri sebanyak apapun ketidaksempurnaan yang ada. IT'S okayyyyyy everything will be fineeeee somedaayy if you keep moving🌸 AAAAAA 
Hai this is me ,just want to share what I learn todayyy hehehehehe .. listen me:) Jadi tadi aku pergi ngurus sesuatu sebenarnya aku itu sangat penakut, traumatis, dalam hati udah berfikir hal hal yang belum pasti akan terjadi tapi dari sisi negatif,so kadang aku suka bgt hmmm merasa terperangkap dengan rasa takut itu sendiri. Tapi kali iniii aku ga mau kalah sama rasa takut itu, aku mau bawa rasa takut itu ke tempat yang tepat. Aku tetap pergi,aku tetap melangkah, aku tidak kehilangan rasa takut yang mencekam itu yang seperti berusaha mencekik jalan ku , tapi aku berjalan walaupun rasa takut itu tidak pergi, katanya rasa takut hanya akan benar-benar hilang jika kita berbuat sesuatu,bukan hanya terjebak oleh perasaan takut sendiri.  Sebenarnya tubuh aku belum terlalu fit , rasanya bener-bener lemess bgttt dann masih meriang huaahh tapi satu langkah kecil dapat menjadi berarti. Dan setelah semua dilalui, aku baru tersadar sometimes bukan apa yang benar benar terjadi yang membuat kita...

Don't ever give up

Kemarin malam pulang kelas hujan deras mengguyur kota ini, memberikan rasa dingin kepada tubuh ini , dan juga rasa bingung bagaimana mau pulang jika sederas ini ? Sampai tibalah keputusan untuk menerobos saja walaupun hujan karena takut kemalaman juga pulangnya, dan sepanjang jalan rasa dingin dan air hujan memeluk raga ini seakan kuat menghadapinya, huaaah sebenarnya kaki dan tangan sudah gemetaran tapi perjalanan tidak bisa di skip kan ,tidak ada pintu ajaib Doraemon yang bisa bikin kita kemana saja tanpa harus melalui derasnya hujan.  Mau tidak mau ,suka tidak suka semuaa itu dilalui demi bisa sampai ke rumah, dan di perjalanan dua kali hampir jatuh karena derasnya air yang membuat diri ini tidak bisa fokus ditambah dinginnya udara yang mencekam, tapi baiknya Tuhan bisa sampaiii rumah dengan selamat dan tidak kurang apapun.  Namun besoknya itu aku jatuh sakit dan terkena flu karena menerobos derasnya hujan kemarin huaaa.. but itulah hidup kaan ,setiap pilihan mengandung kon...