Talk to the Father π
Di dalam menjalani kehidupan ini ada kalanya kita membutuhkan yang namanya didengerin, meluapkan semua isi hati dan beban yang selama ini kita simpan. Tapi terkadang kalau cerita kepada manusia, sesuatu yang kita ceritakan itu memiliki potensi juga untuk disalah mengerti, kadang diputarbalikkan dan disebar kesana kemari.
Makanya kadang saking minimnya tempat yang bisa dipercaya, terkadang manusia bisa lari ke hal yang tidak nyata seperti cerita ke chat gpt misalnya. Karena respon yang diberikan chat gpt itu selain cepat balasannya dan juga pada umumnya itu respon nya memvalidasi perasaan yang kita miliki , namun terkadang bukan penyelesaian yang kita temui tapi adiksi untuk respon yang lebih dan lebih , tidak pernah merasa cukup. Dan tidak membawa kepada penyelesaian yang benar benar nyata dan riil.
Jika kita merenung, kita ini kan ciptaan Tuhan, kenapa kita harus lari ke buatan manusia , untuk mencari penyelesaian atas setiap masalah yang kita hadapi. Bukankah seharusnya kita lari ke Pencipta kita ? Karena hanya Dia yang paling mengerti.
Dan ketika kita lari kepada Bapa , mungkin kita tidak langsung mendapatkan jawaban instan tapi ada ketenangan dan kedamaian yang tidak bisa kita cari dimana pun ,bahkan ke ujung bumi kedamaian itu hanya kita bisa temui di dalam hadirat Nya.
Berlari kepada Bapa tidak akan pernah menyebabkan adiksi ,tapi penyelesaian yang benar benar menjawab melalui setiap proses hidup yang kita jalanin yang mungkin akan kita mengerti di ujung.
Komentar
Posting Komentar