Hari ini sepulang kelas aku datang ke menara doa, humm memasuki tingkat akhir itu rasanya sesakk ,pusing, bingung, dan sebenarnya banyak lah beban hidup yang kadang gatau mau diceritain ke siapaaaa, dan Tuhan menjadi tempat aman buat ceritaaaa. 
Rasanya teduh diam di bawah kepak sayap Nya. Meskipun datang nya dalam kondisi ga jelas sekalipun, tapi Dia mengerti. 

Penyertaan Tuhan lah yang bisa membuat bertahan, dan dalam tinggal tenang dan percaya kita beroleh kekuatan. 
Kekuatan untuk bertahan, kekuatan untuk tenang dan kekuatan untuk menyelesaikan. Satu yang tertanam di hatiku saat doaa ituu aku ga sendirian melaluinya, tapi ada Tuhan yang menyertai. 

"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!" TUHAN Yang Mahakuasa menyertai kita, Allah Yakub melindungi kita" (Mazmur 46:11-12 )

Ayat itu aku dapat setelah doa tadiii, rasanya kayak menyuruh untuk diam dan tenanglah dari segala kebingungan dan kebisingan hidup. 
Tuhan ada , Tuhan menyertai! 
Dia tidak pernah tinggalin. 
Ayat itu menenangkan fikiran aku yang sedang bising , meredakan ketakutan yang bergejolak.

Dan tadii awalnya itu aku doanya sendirian sebenarnya udah ajak ciciii sihh,temannn berdoakuu selaluuuuu. 
"Ciii ke menara doa yok" 
"Cii hari ini mau naik menara doa ga?"
"Huaah lagi stuckkk ,ke menara yokk"

Tapi karena Cici lagi di luar,aku doa sendirian,eh tiba tiba dia datang. Rasanya seneng sihh pas ditemanin doaa, makasih yaaa ciiiiiiii💛
Satu hal yang aku minta dari Tuhan itu : perubahan paradigma agar hatiku yang sering terpusat di rasa takut inii bisa tenang melangkah. 
Rasanya tenang,dan damaiiiiiiii... 

Habis doa kamii cari makann dan cerita cerita 
"Ciiiii hari Sabtu kosong ga? Mau ga temanin aku ke perpustakaan kampus aku,mau cari referensi huaa..." 

"Humm tapi kan kita ada doa puasaaa kakk, sebelum doa puasaaa ajalah kitaa yaaaa pergi nyaa " 

"Wokeeehhh.."



Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat aku takut malah trauma , rasanya kayak gabisa sampaiii , tapiii pilihannya cuman satu kannn : tetap maju tapi bersama Tuhan jalaninnya. 
Pilihannya cuma satu tetap jalan walaupun sesulit gimanapun, percaya ada kuasa Tuhan yang bisa memecahkan keterbatasan yang kita miliki..

Pola pikir yang penuh rasa takut itu yang harus kita bawa sama Tuhan untuk diubahkan,lalu kita tetap melangkah. 

Percaya pasti akan sampai~~ 
Dan percaya Tuhan tidak pernah tinggalin ,Dia pasti tolong sampai akhir. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chiko & Chika (2)

Pain Changes People