Di sebuah tempat persemaian terdapatlah sekelompok kawanan benih-benih yang terkumpul dari berbagai penjuru, dan mereka sangat senang bisa bertemu satu sama lain, dan juga sangat bersyukur untuk keberadaan satu sama lain yang hadirnya saling memberi dukungan, support an tawa kebahagiaan.

Mereka melihat satu sama lain sama sama ditanam di tempat yang sama, setiap hari yag lainnya bisa melihat perkembangan satu sama lain dan merasa senang dengan setiap kemajuan yang terjadi.

“Hei lihatlah kecambahmu sudah mulai naik ke permukaan, itu sangat menakjubkan teman” ucap sebuah benih kepada temannya.

“Hai sobat, aku percaya kamu juga akan mengalami hal serupa, mungkin hanya beda dalam fase waktunya saja”

Dan benar saja , tidak beberapa lama kemudian benih benih lain juga menunjukkan pertumbuhan nya , ada yang perlahan, ada yang melesat jauh , dan sejak saat itu mereka sering bercengkrama di atas permukaan tanah sambil melihat pertumbuhan dan perkembangan satu sama lain. Ada tawa, canda dan juga kalimat menguatkan satu sama lain yang terjadi diantara mereka, dan mereka juga saling menikmati kebersamaan yang sering tercipta dalam proses persemaian itu.

Waktu berlalu, waktu membawa pertumbuhan yang benih benih itu rindukan dalam kehidupannya , namun pertumbuhan juga sejalan dengan konsekuensi yang harus dibayar demi sebuah pertumbuhan.

Tibalah saatnya benih benih itu untuk berpisah dan harus ditanam di tempat yang berbeda beda, tidak bisa lagi menikmati hangatnya kebersamaan selama ini yng telah tercipta, dan serunya canda tawa yang selalu menemani.

“Jangan bersedih teman, ini semua untuk kebaikan kita semua, jika kita tidak berpisah kita tidak akan mengalami pertumbuhan itu dengan maksimal. Tumbuhlah dengan baik dimanapun kamu ditanam dan hasilkan lah buah buah yang baik, percayalah berpisah untuk pertumbuhan jauh lebih baik daripada kebersamaan yang dipaksakan tapi menghambat pertumbuhan itu  sendiri” ucap benih itu kepada temannya

“Aku berharap yang terbaik untukmu, jangan anggap perpisahan ini sebagai sebuah hukuman, tapi ini adalah jalan untuk bertumbuh, nikmatilah waktu waktu sendirian, berdamailah dengan kesendirian, karena darisana kamu akan menemukan apa arti sebuah kedewasaan, aku selalu mendukungmu dan aku berharap aku bisa menyaksikan pertumbuhan mu dari tempat aku berada nanti, mungkin itu dari kejauhan tapi aku akan ikut bangga jika kau bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah buah yang baik. Ingat lah hal hal baik sja dan kenangan kenangan baik yang pernah terukir. Sampai jumpa sobatku. Kamu adalah teman yang terbaik. Selamat bertumbuh” ucap benih itu melambai satu sama lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chiko & Chika (2)

Pain Changes People