Disiplin itu seperti sebuah cambuk saat diterapkan,tapi sebenarnya sebuah alat untuk menyelamatkan dari kehancuran.
Chiko & Chika (2)
Selepas kepergian Chiko, Chika tetap menjalani kehidupan nya , bermain dan belajar bersama teman temannya yang lainn. Seiring berjalannya waktu, luka di lututnya perlahan membaik,dan pulih sampai rasa sakit nya sudah tidak ada,hanya tersisa bekas luka pertanda ia pernah jatuh di kehidupan nya. Chika sangat suka berkumpul dan bercanda tawaa dengan teman temannya, terkadang dia juga ikut kumpul di tempat kakak-kakak untuk sekedar belajar. Namun pembeda nya ,kalau berkumpul smaa kakak kakakk , suasananya seriuss banget belajar nyaaa. Cuma dia bisa menikmati ritmenya kok. Chika pernah ikut gabung di kelas ,dan dia paling kecil disitu mendengar pembahasan pembahasan materi, belajar menggambar dan mewarnaiiii. Di sebuah kelompok belajar, Chika pernah disuruh untuk menggambar hal yg sekarang ia rasakan, dan Chika pun menggambar hati yang retakk dibalut perban,lalu disamping hati yg retak ituu Chika menggambar salib , artinya di sekitar hatinya ada kasih Tuhan mengelilin...
Komentar
Posting Komentar