Hari ini aku teringat
akan seseorang yang pernah sangat berarti bagi hidupku, dimana pada saat
kehilangan nya aku merasa begitu runtuh, chaos, sakit, tidak hanya perasaan,
tapi jiwa dan fisik juga seperti ikut runtuh , semua sistem yang membangun
seolah runtuh karena kehilangan itu. Rasanya saat itu sangat sakit, nangis
berhari-hari sampai mataku benar benar sembab dan suaraku benar benar hilang
seolah ada bagian diriku yag ikut pergi juga.
“Tetap berhubungan baik
ya kita walaupun ceritanya udah ga kayak dulu lagi, aku mohon jangan
membenciku, makasih sudah sangat sabar menghadapiku… semoga dirimu menemukan
pengganti yang lebih baik dariku” ujar nya
Saat itu mungkin
perasaan begitu menguasaiku sehingga aku pernah jatuh dalam kesedihan yang
begitu amat dalam, seperti kehilangan sebuah pijakan untuk berdiri , terkesan
sangat berlebihan tapi saat itu begitulah, sampai aku sadar ternyata waktu
benar benar bisa menyembuhkan bukan dalam bentuk pengganti seperti yang ia
ujarkan, tapi dalam bentuk penerimaan diri dan proses, percaya bahwa proses ini
akan membawa ke sebuah jawaban yang berarti suatu saat nanti. Mungkin tidak
hari ini, karena kondisi hari ini belum layak untuk dibaca bersama dengan
seseorang , layaknya sekoci perahu yang mengalami kebocoran di dalamnya ,
kehadiran seseorang mungkin hanya akan menyebabkan perahu itu tenggelam. Mungkin harus
ada perbaikan terlebih dahulu dan di dalam proses perbaikan itu hanya ada aku dan Tuhan,
agar bisa lebih tenang menjalaninya dan hidup juga tidak terbeban dengan beban
yang belum siap untuk ditampung oleh sekoci perahu yang bocor itu. Mungkin itu adalah sebuah perlindungan.
Dan pada akhirnya
mungkin jawaban itu akan hadir beriringan dengan kondisi hidup yang membaik dan
sudah tidak rapuh lagi tapi sudah berdiri dengan kokoh, tidak tau juga kapan
waktunya, tapi pasti akan hadir waktunya jika kita setia pada proses dan tetap
saja memandang Tuhan, karena hanya Dia yang tidak akan pernah berubah sepanjang
masa.
Dan sumber kekuatan.
Teach me Lord to trust
what You`ve done in me. All is well.
Komentar
Posting Komentar